Tanda Tanya??  

Posted by Faiz Ahmad Nuzuliansyah

Aku marah
Marah dengan diriku
Aku terengah
Terengah menunggu lelah
Bertanya-tanya
Tuhan?
Haruskah ku terus berlari?
Atau aku pergi?
Benarkah jalan yang kupilih?
Jika memang pergi, aku ke arah mana?
Apakah aku akan menemukan harapan?
Ataukah malah penyesalan?
Tuhan?
Kenapa aku bertanya-tanya kepada tuhan?
Bukankah aku tersesat dalam diriku sendiri?
Tak tahu arahkah aku?
Ataukah aku tak punya pilihan?
Aku tak tahu arah?
Ataukah aku tak punya pilihan?
Aku tak tahu arah?
Bukankah aku mempunyai kompas?
Aku tak punya pilihan?
Bukankah sudah jelas?
Terus berlari?
Atau pergi?
Aku bilang aku realistis?
Apakah gak lebih tepatnya aku ini dramatis?
Tapi bukankah aku ini realistis?
Melihat sekarang ini, aku dramatis bukan?
Aku terlalu lemah?
Aku terlalu sering mengalah?
Tapi bukankah sekarang egoku tengah bersuara?
Tapi bukankah egoku yang kini berkuasa?
Tengok ke kanan?
Terlalu menyakitkan
Tengok ke kiri?
Terlalu meragukan
Merunduk?
Tak ku lihat harapan
Menengadah?
Terlalu menyilaukan
Lantas? mana yang benar?
Dan mana yang salah?
Bertanyaku?
Bersuaraku?
Terus berlari?
Atau pergi?
Tapi bukankah cinta tak mengenal waktu?
Bukankah cinta itu buta?
Ya. Cinta tak mengenal waktu
Memang cinta itu buta
Sialnya aku merasakan waktu
Dan sayangnya hatiku mempunyai mata
Bahkan kini dia bersuara.

20 Maret 2012
21:01

This entry was posted on Selasa, 27 Maret 2012 at 00.44 . You can follow any responses to this entry through the comments feed .

0 komentar

Posting Komentar